Mencoba Cruise Control di Jalan Tol Kota

Mungkin selama ini saya agak meremehkan fitur cruise control. Sudah lebih dari setengah tahun switch ini melekat di Outlander Sport saya tapi tidak pernah saya aktifkan. Saya bahkan membantu mengaktifkan lebih dari 50 unit OS tanpa sekali pun menggunakannya. Mungkin kalau tidak ada sindiran dari rekan-rekan pemilik Lancer EX saat kopdar kemarin, saya pun tidak pernah akan peduli dengan fitur pertama yang saya pasang pada si merah ini. Sebuah sindiran yang mengatakan bahwa cruise control tidak berguna di jalanan Jakarta. Lain halnya dengan AS yang punya jalan bebas hambatan sangat panjang, yang menghubungkan masing-masing negara bagian.

Selama ini saya selalu mendapatkan masukan positif dari rekan-rekan pemilik OS yang saya bantu saat mengaktifkan fitur ini. Mereka sangat appreciate bahwa fitur ini akhirnya bisa aktif di OS mereka. Tidak cuma itu, mereka selalu memuji fitur ini sangat bermanfaat. Dalam sebuah komparasi yang ditulis oleh Autobild berisi Lancer EX, Honda Civic, dan Toyota Corolla Altis, mereka memuji fitur yang hanya ada pada Altis ini dan menjadi salah satu poin keunggulan Altis dibandingkan rivalnya. Lalu mengapa pemilik Lancer EX yang harusnya dengan gampang memasang ini (sudah plug and play–tidak seperti OS yang harus melalui proses setting agar bisa aktif) menganggap fitur ini tidak berguna? Apa yang membuat fitur ini tidak lebih berharga dari pada bemper Evo X, kap bolong Evo X atau knalpot ganda?

Siang ini saya mencoba fitur ini dengan rute dari Margonda – Juanda-Tol Cijago-Tol Jagorawi-JORR dan keluar lewat Bintara (aktif sejak jalan tol Cijago). Hasilnya adalah sebagai berikut:

Saya kaget melihat angka konsumsi mencapai angka 12.6 km/l. Photo di atas saya ambil sekitar 1 km setelah keluar tol Bintara saat berhenti di lampu merah. Saya sudah menemui dua kali kemacetan sehingga angkanya bergeser menjadi 12.1 km/l. Bayangkan Lancer EX dengan kapasitas mesin 2.000 cc ternyata bisa mencapai tingkat konsumsi seperti itu adalah kejutan buat saya, karena jalan tolnya pun tidak kosong, meskipun tidak merayap.

Bagi anda yang belum pernah menggunakan cruise control sebelumnya, jangan membayangkan bahwa saat fitur ini diaktifkan kemudian kaki dilepas dan tangan anda tidak beraksi. Itu namanya adaptive cruise control. Outlander Sport facelift di luar sudah menggunakan fitur ini, termasuk juga Outlander PHEV. Yang saya gunakan masih cruise control biasa, tanpa sensor depan yang membantu mobil mendeteksi jarak sekaligus mengatur rem.

Advertisements

3 thoughts on “Mencoba Cruise Control di Jalan Tol Kota

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s