Pasang Hood Latch Switch

Kemarin saya mampir ke GT Auto Station Bekasi. Saya datang dengan segudang rencana modifikasi. Sayangnya bengkel ramai dan tentu saya harus mengalah. Menjelang magrib, datanglah tawaran dari sang pemilik, apakah ada modifikasi yang mau saya pasang. Mengukur waktu yang terbatas, akhirnya saya memilih untuk memasang Hood Latch Switch. Mengingat wiringnya cuma dua, satu ke ETACS-ECU dan ground, tentu tidak terlalu sulit pikir saya.

Part yang dibutuhkan:
Hood Latch Switch – 5908A009 (lihat posting sebelumnya)
Soket male bekas
Pin female ke ETACS
Wiring merah dan hitam

Untungnya melakukan modifikasi di GT Auto adalah tidak perlu pusing soal soket dan pin. Sebagai bengkel swap engine, bisa dikatakan inilah surganya wiring bekas, jadi tidak perlu pusing belanja soket atau pin. Tinggal tunjuk gambar atau bentuknya, para mekanik pasti langsung bisa menjawab layaknya PC dual core.

Saat dicocokan dengan soket female:

Kabel yang harus dipasang ada dua, yaitu merah dan hitam. Khusus warna merah, silahkan pasang pada pin no. 12 di C-312. Posisinya ada di bagian bawah ETACS-ECU (lihat gambar). Sedangkan warna hitam bebas, yang penting anda ground di bodi mobil.

Karena kondisi yang gelap dan saya percaya dengan Saiful, urusan pemasangan dan wiring saya serahkan sepenuhnya pada dia. Setelah menunggu 2 jam, akhirnya indikator pun menyala.

Tampilan hood latch switch setelah terpasang (update photo)

Soket female dari hood latch switch disambungkan dengan soket male + wiring (update photo). Khusus wiring dari soket male menuju ETACS-ECU belum akan saya share gambarnya, karena cara instalasinya saya perhatikan belum standar. Hal ini bisa dimaklumi karena kondisi pemasangan saat itu sudah gelap dan waktu terbatas. Wiring akan saya rapikan ulang dan beri selang pembungkus semua, khususnya pada bagian engine room.

Mungkin ada yang bertanya, mengapa saya bersusah payah menyalakan indicator ini? Seperti sudah saya tulis di posting sebelumnya, saya butuh indikator ini untuk mengaktifkan alarm saat kap dibuka secara paksa.  Tidak kalah penting juga, indikator ini berguna untuk memastikan kap mobil tertutup saat berkendara. Saya pernah mengalami setelah mampir ke tempat cuci mobil, ternyata tukang cuci lupa menutup kap mobil dengan rapat. Jangan sampai kita ngebut terus kap terangkat secara tiba-tiba menghajar windshild. Tentu sangat berbahaya bukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s