DIY: HDMI/USB ports

Setelah salah satu charger digunakan khusus untuk TPMS, akhirnya saya segera memasang port HDMI/USB. DIY ini sebenarnya sudah lama direncanakan namun agak malas mengerjakannya karena proses pasangnya harus membongkar seluruh consol tengah. Disamping “kehilangan” satu charger, saya tetap butuh power untuk HDMI Wifi dongle. Artinya jika saya tidak menyiapkan satu colokan lagi khusus untuk dongle, maka saya tidak punya charger khusus untuk handphone.

Kebetulan modul GPS juga dilengkapi USB (selama ini tidak dimanfaatkan), maka saya pun memilih port dengan dua USB sekaligus. Satu untuk head unit dan satu lagi untuk modul GPS. Port USB inilah nanti yang akan digunakan sebagai power bagi HDMI Wifi dongle. Lokasi yang saya pilih adalah persis di bawah head unit. Tadinya saya sempat bimbang antara lokasi ini dengan arm rest box. Tapi setelah dipikir secara matang, pilihan kedua saya coret karena ukurannya yang terlalu sempit. Saya bakal kehilangan kapasitas penyimpanan yang sangat saya butuhkan andaikan port HDMI/USB berada di sana.

Pada Lancer EX produksi tahun 2009 ke atas, sebenarnya dilengkapi fasilitas port AUX atau VIDEO (khusus MMCS) dengan lokasi yang sama dengan tempat saya meletakkan port HDMI/USB. Karena colokan model ini sudah ketinggalan jaman, saya ragu apakah hendak ditambahkan atau tidak. Untuk menambahkan port VIDEO prosesnya cukup mudah dan soketnya sudah tersedia. Kebetulan head unit Kenwood pun support colokan jenis ini. Karena bimbang, akhirnya lokasi port HDMI/USB saya geser sedikit ke kiri untuk memberikan ruang bagi colokan ini. Siapa tahu dikemudian hari saya berubah pikiran.

Proses pemasangannya adalah sebagai berikut:

1. Tahapan pertama serupa dengan cara memasang head unit.


2. Setelah frame audio (no. 3) terbuka, lakukan tahapan serupa dengan pemasangan accessory socket di arm rest box.

3. Setelah floor console assembly dibuka, barulah instrument panel center lower (4) bisa dilepaskan.

4. Balik instrument panel center lower (4) dan copot empat buah baut dari consol box (5).


5. Berikutnya adalah menentukan lokasi dimana nantinya port dipasang. Karena masih mempertimbangkan port VIDEO, maka saya menggeser lokasi port HDMI/USB ke bagian kiri. Gunakan pola dari kardus/karton dan buat lubang bagi port HDMI/USB.

6. Setelah lokasi dirasa pas, pasang pola tadi dibagian belakang consol box. Jangan lupa membalik terlebih dulu posisi pola agar tidak salah membuat lubang. Gunakan spidol dan tandai lubang yang akan kita siapkan.

7. Gunakan cutter untuk membuat lubang mengikuti tanda spidol yang telah kita siapkan. Sebelum menggunakan cutter, tidak ada salahnya untuk terlebih dahulu menggunakan bor ukuran kecil. Selain memudahkan pembuatan lubang bagi port, hasil bor juga menghindari kemungkinan salah potong saat menggunakan cutter.

8. Setelah lubang port rapi, pasang port HDMI/USB. Pasang consol box pada instrument panel center lower.

Lantas bagaimana hasilnya setelah terpasang kembali? Silahkan langsung anda tonton videonya.

Advertisements

4 thoughts on “DIY: HDMI/USB ports

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s