Ganti Motor Fan

Ini ketiga kalinya saya mengalami overheat. Pertama sudah pernah saya tulis pada saat mengganti kabel kipas. Kedua adalah kabel sebelahnya mengalami hal serupa beberapa minggu yang lalu. Sebenarnya agak mencurigakan kok bisa keduanya kena masalah serupa dalam waktu yang berdekatan. Tapi kemudian diputuskan untuk menerapkan metode yang sama yaitu mengganti kabel. Kali ini soket tidak punya wiring terpisah. Ia menyambung langsung dengan wiring utama. Karena yang rusak soketnya, maka terpaksa dipotong dan sambung.

Hari sabtu kemaren, dalam kondisi siang hari, saya kembali merasakan AC yang tidak dingin. Sementara kondisi MID masih belum menunjukan overheat. Langsung saya buka aplikasi Torque untuk memantau langsung berapa kondisi temperatur coolant. Hasilnya adalah 101-105 °C. Saya pun kembali mengadu ke GT Auto. Sesampainya di rumah langsung diintip dan ternyata kipas tidak berputar.

Pagi ini, untuk menghindari kemacetan, saya segera menuju GT Auto. Percuma menunggu mekanik datang karena saya tahu pasti banyak mobil antri di sana. Pilihan terbaik adalah datang langsung. Hasilnya adalah kabel kipas yang rusak kemaren kembali terbakar. Bayangkan, tidak sampai tiga bulan sudah rusak kembali. Artinya sumber permasalahan bukan pada kabel tapi pasti pada fan.

Karena penasaran, dibukalah salah satu dari motor fan untuk memastikan apakah benar terjadi kerusakan dan apakah memungkinkan untuk direparasi.

Setelah dilihat dan diamati, disimpulkan harus ganti baru. Lagi pula saya tidak mau menanggung resiko overheat dan berhenti dipinggir jalan. Hal yang paling menakutkan saat mengendarai mobil berumur (Lancer EX sudah berumur delapan tahun) adalah berhenti dipinggir jalan karena overheat. Oleh sebab itu diputuskan untuk mengganti kedua motor fan, meskipun yang terbakar cuma satu. Mengingat baru kemaren soket motor kipas AC diganti, tentu saya tidak mau keluar uang sia-sia seperti sekarang.

Jika dilihat harga barang orisinil, satu motor senilai USD169. Harganya sama walaupun nomor partnya berbeda. GT Auto berhasil mencarikan dua buah seharga 1,7 juta. Entah produk KW atau substitusi dari mobil lain, yang pasti penghematan lebih dari separuh harga sulit untuk ditolak. Apakah barang pengganti ini bisa tahan delapan tahun seperti yang asli, itu urusan belakangan. Yang pasti mulai dari sekarang, coolant temperature akan selalu saya pantau melalui aplikasi torque dengan bantuan ELM327 OBD2.

Ini adalah angka terbaru saat pulang ke rumah. Memang tidak terlihat ideal (82 + 1.5 °C) yaitu  88 – 92 °C. Kemarin bahkan lebih rendah yaitu 85°C, pada saat setelah kabel diganti. Apakah ada hubungannya dengan kualitas motor fan yang baru? Atau karena soket yang baru belum dipasang(sementara direparasi hingga pesanan datang)? Satu hal yang pasti, bagi seluruh pemilik Lancer EX, mulailah waspada jika hembusan AC kurang dingin, segera periksa coolant temperature. Jangan dibiarkan begitu saja hingga terjadi overheat. Apabila temperature sudah tidak wajar, segeralah ganti motor fan sebelum rusak dan merembet ke mana-mana. Lebih baik sedia payung sebelum hujan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s