Service Berkala Setiap 5.000 atau 10.000 km?

Ada perdebatan panjang saat dulu pertama kali join klub Outlander Sport, apakah harus ganti oli mesin berdasarkan buku service atau ikut cara lama? Loh, memangnya beda ya?

Dulu, sebelum Mitsubishi mengeluarkan mobil Outlander Sport, mobil penumpang terakhir yang keluar adalah Pajero Sport. Sebelum Pajero Sport, ditarik mundur ke belakang maka urutannya adalah Lancer EX dan Grandis. Semua mobil ini dapat buku service bersama atau dipakai rame-rame. Di buku service bersama ini, ganti oli mesin dilakukan setiap 5.000 km. Nah, saat Outlander Sport diluncurkan terjadi perubahan dimana buku service tidak lagi bersama. Jadi buku service sekarang khusus untuk Outlander Sport saja. Tidak hanya beda buku service, tapi juga untuk pertama kalinya Mitsubishi menggunakan jadwal ganti oli per 10.000 km. Hal ini berlanjut hingga Mirage diluncurkan.

Saya beli Outlander Sport tahun 2013, satu tahun sejak pertama kali diluncurkan. Kala itu ada promo gratis service berikut suku cadang hingga 50.000 km. Artinya kita dapat lima kali gratis service (1.000 km tidak saya hitung). Rentang 10.000 km ini lah yang kemudian menjadi perdebatan panjang karena rata-rata pemilik Outlander Sport punya mobil lain atau statusnya ganti mobil baru. Tren ganti per 10.000 km dianggap tidak lazim dan berpotensi mengganggu kinerja mesin.

Saat isu ini ditanyakan pada mekanik bengkel resmi, jawabannya cukup menarik. Mereka beralasan produksi mobil sekarang sudah menggunakan robot sehingga lebih presisi. Jadi fungsi pelumas bisa lebih ringan dan tidak perlu lagi setiap 5.000 km. Apalagi semua pabrikan, selain Mitsubishi, juga sudah menerapkan pola per 10.000 km jadi kenapa kita tidak melakukan hal yang sama ujar sang mekanik.

Karena service saat itu masih gratis dan mobil keburu dijual saat di bawah 20.000 km maka saya tidak ambil pusing. Outlander Sport jarang saya pakai dan penambahan km terjadi karena sering ikut touring dengan klub atau mudik ke Lampung. Untuk harian saya lebih sering pakai sedan. Sementara ada beberapa rekan klub yang tetap melakukan service per 5.000 km. Oli gratis digunakan saat ganti per 5.000 km, sedangkan saat 10.000 km mereka bawa oli sendiri.

Tahun 2017, lima tahun semenjak Outlander Sport pertama kali rilis di Indonesia, semua perdebatan tersebut akhirnya menemukan jawaban. Minggu lalu saat saya service rutin Lancer EX di GT Auto Bekasi, ada Outlander Sport facelift yang kebetulan sedang service. Saya lupa persisnya apa keluhannya. Saya lebih tertarik melihat treatment yang dilakukan oleh GT Auto. Outlander Sport tahun 2014 ternyata turun mesin. Mobil berumur 3 tahun bisa turun mesin ya?

Gambar di atas saya ambil dari instagram gtauto. Saya datang setelah mesin tersebut dibersihkan. Saat ditanya apa penyebab mesin jadi seperti ini, jawabannya adalah karena terlalu lama ganti oli mesin. Apakah oli gratis tidak sanggup bertahan 10.000 km? Sulit menjawab pertanyaan ini tanpa melakukan serangkaian test. Jadi ini hanya dugaan saja. Rasanya ini bukan Outlander Sport pertama yang masuk ke GT Auto dengan kasus serupa. Apakah ada kasus yang sama di bengkel lain tapi tidak ada berita… rasanya sih pernah dengar tapi tidak berani klaim tanpa bukti.

Lantas siapa yang bersalah dalam hal ini? Bagaimana biayanya? Saya tidak tahu persis apakah garansi sudah lewat atau belum. Kabarnya baru 40.000 km, jadi seharusnya masih ada garansi. Atau mungkin sudah lewat masa tiga tahun. Banyak pertanyaan yang harus dicari sendiri jawabannya. Tapi yang pasti ada hikmah yang bisa kita ambil dari kejadian ini. Bagi anda pemilik Outlander Sport dan Mirage, yang buku servicenya terdapat jadwal service per 10.000 km, ada baiknya melakukan penggantian oli sendiri per 5.000 km di luar jadwal yang ada di buku service. Lebih baik keluar uang setiap 5.000 km daripada harus menanggung resiko turun mesin. Mobil tidak bisa digunakan dan urusan jadi tertunda. Intinya sedia payung sebelum hujan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s