How to buy

Bila anda mencari mobil seken relatif muda dengan tampilan sporty dan tidak pasaran, Lancer EX GT adalah pilihan terbaik. Dengan populasi sekitar +600 unit yang beredar di seluruh Indonesia, anda tidak akan sering berpapasan dengan mobil ini di jalanan ibukota. Ia tidak terlalu kencang (0-100 km/jam 9,9 detik menurut Autobild edisi 236, 9-22 Mei 2012) tapi dilengkapi body kit dan spoiler dari pembelian sehingga memberi kesan sebaliknya. Jangan kaget apabila banyak mobil yang penasaran dan menantang anda adu kecepatan saat di jalan tol.

Diluncurkan pada Juli 2008, Lancer EX yang kala itu hadir perdana di IIMS (Indonesian International Motor Show) 2008 memegang harapan yang tinggi bakal mampu menguasai pasar medium size sedan yang juga diisi oleh Toyota Corolla Altis dan Honda Civic. Namun apa daya, harapan tidak sebanding dengan kenyataan. Lancer EX gagal mendominasi dan hanya sanggup beredar tiga tahun dengan angka penjualan di bawah 1.000 unit. Padahal Lancer EX sangat sukses di luar negeri, mulai beredar sejak tahun 2007 hingga 2015 (mungkin menjadi tahun terakhir). Modifikasi dan aksesoriesnya sangat berlimpah apabila kita rajin browsing di internet.

Lantas apa yang salah? Bagaimana mungkin mobil seganteng Lancer EX tidak laku? Terlepas dari “salah asuh”, kembali terbukti bahwa PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor tunggal Mitsubishi di Indonesia, tidak begitu paham cara berjualan mobil penumpang dan lebih fokus pada kendaraan niaga. Disamping itu, kesuksesan tak terduga dari Pajero Sport di tahun 2009 sedikit banyak berperan menjadikan Lancer EX sebagai “anak tiri” dari KTB.

Era setelah krismon memang mengubah perspektif para pembeli mobil medium size sedan. Munculnya sedan 1.500 cc dengan konsumsi irit sebagai mobil sedan terlaris sedikit banyak mempengaruhi hal tersebut. KTB sepertinya lupa bahwa kelas Lancer EX bukan lagi pasar gemuk seperti halnya era sebelum krismon. Pembeli sangat peduli dengan mobil irit atau jika punya dana berlimpah, langsung memilih kelas di atasnya yaitu mid size sedan. Akibatnya kelas yang dihuni oleh Lancer EX terhimpit dan terkucil oleh sedan 1.500 cc di bawah dan sedan 2.400 cc di atas-nya.

Di kelas medium size, tipe terlaris adalah sedan 1.800 cc dan bukan 2.000 cc. KTB asik sendiri dengan mengeluarkan hanya satu tipe yaitu Lancer EX GT dengan transmisi CVT yang lengkap dengan body kit dan velg 18” bermesin 2.000c c. Akibatnya harga mentok di angka Rp 415 juta pada tahun 2010 (meskipun di awal peluncuran tahun 2008 “hanya” dibandrol Rp 320 juta) yang berhimpit langsung dengan kelas diatasnya. Harga ini begitu dekat dengan Honda Accord tipe termurah bermesin 2.4 VTi yaitu Rp 441 juta dan Toyota Camry termurah tipe G 2.4 seharga Rp 457 juta. Sementara para rival di kelasnya mengeluarkan hingga tiga tipe,  dengan pilihan tipe termurah untuk mesin 1.800 cc berikut transmisi manual. Honda Civic facelift 1.8 M/T hanya dibandrol Rp 337 juta dan Toyota Corolla Altis 1.8 E M/T cuma dihargai Rp 328 juta. Jadi wajar jika Lancer EX GT tidak dilirik oleh calon pembeli yang konservatif.

9 thoughts on “How to buy

  1. om ane juga infonya dong untuk frame nya yg jual di lokal, kata om metra ga presisi kan. dan ane kebetulan blm paham pesan luar negeri.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s